Proklim RW Medayu: Dari Semangat Gotong Royong Cinta Lingkungan Jadi Destinasi Wisata Edukasi Urban Farming

Urban farming di RW 12 Medokan Ayu Kota Surabaya tanpa menggunakan fasilitas umum.
Tebar Virus Cinta Lingkungan
Tak ingin pintar sendiri. Tekad Renni dan pegiat lingkungan RW Medayu ini belakangan juga disebarluaskan secara intens dan massif. Proklim RW 12 ini jadi tempat edukasi pelatihan bagi seluruh warga masyarakat sekitar, khususnya di lingkungan di Kelurahan Medokan Ayu yang diberikan secara gratis.
“Kami ingin menebar semangat peduli lingkungan ini agar lebih banyak yang turut bergerak bersama-sama menciptakan kawasan terbuka hijau,” pesan Mualimah, aktivis Proklim RW 12 Medayu.
Tujuan gerakan menebar ‘virus’ cinta lingkungan ini, kata Mualimah, simpel saja. Semakin banyak orang bergerak untuk lingkungan menanam apa pun, diyakini akan bikin iklim ini makin stabil.
“Sekarang panas luar biasa. Makin banyak tanaman otomatis makin banyak produksi oksigen, dan polusi lebih banyak berkurang,” tandasnya.
Itu pula yang membedakan program urban farming di Proklim RW 12 Medayu ini dengan tempat lainnya. “Jika di tempat lain punya dan memakai fasum untuk urban farmingnya, kami di sini satu meter2 pun tanpa fasum,” kata Mualimah yang diamini Renni dan Bu Seger.
















