
Bayu Skak menerima penghargaan dari Sutanto Hartono, CEO Vidio.
Pemilik nama lengkap Bayu Eko Moektito ini menandaskan, serial drama ‘Lara Ati 2’ memang bisa dibilang berani menyuguhkan sesuatu yang baru, dengan kelokalan mengakar rumput yang dirasakan masyarakat luas sebagai inti dari ceritanya.
“Karena Lokadrama itu sendiri adalah sebuah gagasan baru yaitu drama lokal yang akan menjadi payung untuk judul-judul Lokadrama lain kedepannya,” papar Bayu.
Di Indonesia, penggunaan bahasa daerah pada suatu Lokadrama masih dengan porsi 50:50 antara bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Namun setelah mendapat respons luar biasa dari penonton Vidio Sinetron Lokadrama ‘Lara Ati 2’, memberikan petunjuk bahwa tontonan yang kental dengan budaya lokal juga dapat dinikmati masyarakat Indonesia, terutama dengan disediakannya subtitle yang membantu penonton memahami setiap dialog yang ada.
Vidio berterima kasih kepada para pelanggan dan pengguna Vidio, serta kepada para mitra bisnis atas kontribusinya sehingga Vidio mampu mencapai titik yang bersejarah ini.
Sebagai OTT Lokal #1 di Indonesia, Vidio berkomitmen untuk mendukung kemajuan industri kreatif Tanah Air, terutama dalam mengembangkan karya orisinil dengan terus melestarikan nilai dan budaya Indonesia.
















