
IFI Surabaya kolaborasi dengan Wisma Jerman dan Biennale Jatim gelar pameran fotografi internasional di Rumah Budaya Sidoarjo.
“Tujuan kegiatan ini untuk menggali lebih dalam tentang berbagai hal yang mungkin belum kita kenal tentang Bromo,” ungkap Sandra Vivier, Direktur IFI Surabaya.
Sandra menambahkan, kegiatan pameran foto yang mengangkat tema ‘Youth, Teritoty, Identity’ ini coba mengekspresikan karya-karya pemuda dalam upaya menggambarkan dan sekaligus andil mereka mengenalkan budaya lokal.
Melalui pameran ini, kata Sandra, para fotografer menyajikan pandangan dan pengalaman mereka saat berjumpa dan merasakan keseharian masyarakat Tengger.
Fotografer Alfian Romli dan Inthan Ningrum misalnya, mengungkapkan ketertarikan mereka untuk mengeksplorasi folklor dan kepercayaan dalam masyarakat Tengger.
Sedangkan fotografer Anjou Vartmann, Dhofar, Azra Syahirah dan Mufti Zidane mengarahkan lensa untuk mendokumentasikan kehidupan masyarakat Tengger dan pekerjaan mereka.

















