
Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya menerima penghargaan dari Abdullah Azwar Anas, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
“Penghargaan MPP berkinerja prima ini menjadi pendorong untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kami mengintegrasikan empat langkah pelayanan publik agar semakin memudahkan warga,” kata Eri Cahyadi usai menerima penghargaan.
Pertama, melalui MPP Surabaya yang melayani 1993 izin/dokumen dalam satu tempat, serta melibatkan 43 instansi pusat dan daerah. “Warga cukup datang di satu tempat untuk mengurus berbagai pelayanan. Kami juga telah merombak konsep MPP Surabaya menjadi lebih berorientasi ke warga, suasananya lebih nyaman dan tidak birokratis,” paparnya.
Kedua, lanjut Cak Eri –sapaan akrab Eri Cahyadi, adalah pelayanan berbasis online. Pemkot Surabaya menyediakan layanan online terintegrasi sehingga tidak membuat ribet warga.
“Lewat online, semua praktis. Kami terus menambah jumlah izin atau dokumennya yang bisa diurus melalui online. Misalnya lewat Surabaya Single Window (SSW) Alfa, warga bisa mengurus 453 izin dan dokumen secara online,” urainya.
Langkah ketiga, kata Cak Eri, adalah layanan mandiri alias self service melalui mesin anjungan yang disediakan di beberapa titik, terutama untuk layanan administrasi kependudukan.















