Rayakan Dies Natalis ke-59 dan Hari Pahlawan, Stikosa AWS Kenang Tiga Tokoh Pers Nasional

Bung Tomo, yang nama aslinya adalah Sutomo misalnya. Pria kelahiran 3 Oktober 1920 di Kampung Blauran, Surabaya ini pernah berkecimpung dalam dunia kewartawanan.
Di antaranya menjadi jurnalis lepas untuk harian Soeara Oemoem, harian berbahasa Jawa Ekspres, mingguan Pembela Rakyat, dan majalah Poestaka Timoer.
Di usianya yang masih sangat muda, ia bahkan pernah menjadi redaktur mingguan Pembela Rakjat. Bung Tomo juga memiliki kolom khusus di Harian Ekspres.
“Bung Tomo adalah contoh nyata pembawa semangat pers perjuangan,” kata Jokhanan. Karena, lanjut Jokhanan, sebagian tulisan Bung Tomo berisi propaganda untuk melawan kolonialisme Belanda.
Tak hanya aktif di media cetak. Bung Tomo pernah pula bergabung dengan Kantor Berita Domei untuk memasok berita lewat pesan kawat yang saat itu disebut markonis.
















