
Tiga perempuan penjaga hutan memapar kisah perjuangan mereka melalui buku 'Perempuan Penjaga Hutan' di Santika Premier Gubeng Surabaya.

Tiga perempuan aktivis perhutanan sosial memapar kisah perjuangan mereka melalui buku ‘Perempuan Penjaga Hutan’ di Santika Premier Gubeng Surabaya.
iniSURABAYA.com – Rita Wati, Velin, dan Masdalina bisa jadi contoh wanita Tangguh yang perannya tidak kalah dengan kaum Adam. Terutama jika melihat gerakan yang mereka lakukan berada di wilayah hutan.
Tiga wanita yang luar biasa ini memapar peran mereka memimpin gerakan perhutanan sosial di Aceh Barat, Bengkulu, dan Sulawesi Tengah yang terangkum dalam buku ‘Perempuan Penjaga Hutan’.
Rita Wati adalah Ketua Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan (KPPL) Maju Bersama, Desa Pal Delapan, Bengkulu.
Lalu Velin, Sekretaris Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Masanang Himbiti, Rano, Sulawesi Tengah. Dan Masdalina, Sekretaris Lembaga Pengelola Hutan Kampung (LPHK) Damaran Baru, Aceh.
Buku ‘Perempuan Penjaga Hutan’ yang merekam gerakan women champion di bidang perhutanan sosial di tiga provinsi tersebut diluncurkan di Hotel Santika Premier Surabaya, Jumat (10/11/2023).
















