
“Artinya, ‘Semuanya selalu berputar. Situasi saat ini segera berubah. Jadi jangan lupakan masa depan,” kata Boby Chen.
Di kesempatan itu, pengunjung juga bisa diskusi terkait bonsai dengan Sujud Sukur, seniman bonsai.
“Kami memang selalu berusaha menyajikan sesuatu yang berbeda di setiap kegiatan,” tegas Candy Vicha, Public Relations The Shalimar Boutique Hotel Malang.
Candy menambahkan,“Maka pada kesempatan ini, kami menyajikan akulturasi budaya Tiongkok Kuno dan Jawa.”
Terkait tema ‘Owah Gingsir’, Candy menandaskan ada benang merah secara falsafah Jawa dan shio dalam budaya China yang sama-sama merujuk pada perubahan.
“Dan falsafah itu sangat menarik untuk disajikan dalam sebuah pameran bonsai dan chinese calligraphy,“ tuturnya. wid
1 2

















