
Kiri ke kanan : Dokter Dini Adityarini SpA, Hj Arumi Bachsin, dr Adaninggar SpPD (Dokter Spesialis Penyakit Dalam), dan drg Sulvy Dwi Anggraeni MKes (Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur).
Arumi juga mengungkap cerita ayahnya. ”Beliau memiliki teman yang kehilangan satu keluarga akibat DBD. Padahal mereka secara konsisten melakukan 3M, dan tidak membiarkan ada genangan di manapun,” bebernya.
Ternyata setelah cari-cari, sumbernya berada pada genangan air di belakang kulkas.
“Sejak saat itu, saya dan keluarga, bahkan terbawa sampai saya menikah, membiasakan diri untuk selalu menerapkan 3M Plus. Apalagi sekarang kita sudah bisa mendapatkan pencegahan DBD yang menyeluruh, bukan hanya dari luar melalui 3M Plus, tetapi juga dari dalam dengan vaksinasi,” ucapnya.
Arumi juga menuturkan pengalaman saat menjadi Ketua PKK Provinsi Jawa Timur. Wanita yang sempat membintangi sejumlah judul film ini menyatakan bahwa kepedulian warga Jatim terhadap DBD ini sangat tinggi.
“Tetapi, kontradiktifnya adalah, tindakan yang dilakukan (untuk pencegahan timbulnya DBD) masih rendah,” cetusnya.

















