
Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya sidak penataan kawasan Kota Lama.
Cak Eri Cahyadi menekankan, jika seluruh utilitas sudah masuk ke dalam ducting, maka harus dilakukan pengaspalan ulang. Dia mengaku pengaspalan ulang di Jalan Rajawali cukup sulit, karena terdapat rel trem yang terpendam sejak zaman kolonial Belanda.
Jika tidak dilakukan secara jeli, maka pengaspalan jalan di kawasan tersebut tidak rata, karena terganjal bekas jalur rel trem. “Setelah selesai dicor dahulu, baru diaspal jalannya untuk dikembalikan, kemudian ducting tadi untuk tempat masuknya kabel,” urainya.
Dalam sidak kali ini, Cak Eri bersama jajaran asisten dan kepala perangkat daerah (PD) Pemkot Surabaya menilik satu persatu projek pembangunan Kota Lama.
Mereka berjalan kaki mengecek secara detil, mulai area Gedung Internatio, Taman Sejarah, Jalan Prenjak Gedung Cerutu, Jalan Mliwis, berputar melalui Gedung Singa, kemudian kembali ke area Gedung Internatio.
Zona Pecinan
Bukan hanya zona Eropa yang dikebut pengerjaanya. Cak Eri juga meminta kepada jajarannya untuk segera menuntaskan penataan zona Pecinan, di Jalan Kembang Jepun, Kya-Kya.
















