
Basha Market kembali hadir di Convention Center Tunjungan Plaza 3 Surabaya.
Namun, kata Devina, vendor atau brand-brand lokal yang pernah terlibat di Basha sebelumnya harus mau mengikuti standar industri sekarang.
“Kami harus berani mengucapkan selamat tinggal untuk vendor yang tidak berkembang dan juga menerima vendor yang mampu membuka market baru,” urainya.
Apakah itu mudah? “Jelas tidak! Tetapi ini harus kami lakukan agar semuanya bisa maju bersama,” tandas Erin, Co-Founder Basha.
Devina dan Erin lalu merujuk fakta bahwa kekuatan ekonomi sedang berada di Generasi Z. “Ini sebuah tantangan baru. Karena Basha dibuat awalnya dari dan untuk Generasi Milenial. Jadi, memasuki usia ke-10 adalah waktu yang tepat untuk Basha melakukan regenerasi serta adaptasi,” papar Devina.
Salah satunya dengan menghadirkan Basha Market Haul sebagai program yang menjanjikan. Brand lokal mendapatkan kesempatan untuk direview oleh KOL yang telah bekerjasama dengan Basha. Program ini ditujukan tidak hanya untuk brand baru yang belum pernah ikut Basha Market, tetapi juga brand lama.
















