
Basha Market kembali hadir di Convention Center Tunjungan Plaza 3 Surabaya.
“Program ini benar-benar berjalan. Untuk brand yang baru bergabung pasti ini menjanjikan. Tetapi untuk brand yang sebelumnya pernah ikut Basha Market, ini seperti memaksa mereka terus up to date, mencari target pasar baru di luar zona nyaman mereka,” ujar Erin.
Menurut keduanya jika Basha terlalu nyaman dengan target pasar yang itu-itu saja, akan membuat industri ini tidak berjalan. “Nanti kami jadi stuck. Brand lokal yang terlibat juga tidak berkembang. Itu kenapa penting bagi kita untuk terus beradaptasi,” imbuh Devina.
Dekade ini, Basha Market menghadirkan tema Multiverse untuk melambangkan sebuah eksplorasi dan potensi yang tidak terbatas. Konsep Multiverse merupakan kelanjutan dari acara sebelumnya, Planet Z, dan Basha memilih bekerjasama kembali dengan desain studio asal Surabaya, Sciencewerk untuk merealisasikan konsep tersebut.
Selaras dengan konsep Multiverse, Basha Market ingin merayakan kekuatan kolaborasi yang sudah ada selama ini dan menjadikannya potensi ekonomi yang besar hingga tanpa batas. “Kami berharap bisa terus menjadi platform kreatif yang lebih berkembang lagi nantinya,” ucap Erin.
Erin menekankan, Basha ingin terus menjadi wadah sekaligus saksi dari lahirnya brand-brand lokal yang bagus hingga bisa menembus pasar internasional dan bersaing di sana. ap

















