
Meiska Adinda
Banyak sekali yang harus dia siapkan sehingga agak sedikit kaget bahwa pembuatan album perdana ternyata tidak semudah itu. Bahkan, perilisannya sempat mengalami penundaan untuk menyempurnakan detil-detil agar lebih matang dan siap dinikmati oleh para pendengarku nanti.
Solois berdarah Bali ini ternyata masih memiliki rasa tidak percaya diri untuk merilis album perdana meski sudah mengeluarkan lima single yang salah satunya di-streaming sebanyak 90 juta kali di Spotify. “Sampai saat ini, aku masih insecure karena merasa belum pantas untuk mengeluarkan album,” imbuhnya.
Meiska juga mengaku overthinking dengan omongan orang karena khawatir akan dicap ‘bukan siapa-siapa’. “Tetapi, kalau dipikir-pikir, sebenarnya, keputusan untuk merilis suatu karya ada di tanganku. Yang penting, aku berusaha yang terbaik untuk menghadirkan album yang bisa diterima dan dinikmati semua yang mendengarkan,” tandasnya.
Meiska berharap ‘Hanya Figuran’ akan menjadi gerbang pembuka untuk semakin memperlebar jalannya di industri musik. “Ini sekaligus menandai bukti perjalanan awal aku di peta musik Indonesia. Seiring berjalannya waktu, album ini akan menjadi sebuah kenangan yang selalu aku ingat,” katanya.
Beberapa keinginan Meiska setelah memiliki lima single dan satu album adalah bertatap muka langsung dengan para pendengarnya melalui intimate showcase dan juga belajar menulis lagu yang keluar dari zona nyamannya.
“Aku ingin bisa bernyanyi di depan para penikmat laguku. Tidak masalah yang datang sedikit, yang penting adalah mereka memang benar-benar mendengarkan laguku,” ucapnya.
















