Makin Banyak Resep yang Diberikan Dokter Tak Berarti Baik bagi Tubuh: “Masyarakat Harus Rajin Bertanya!”

0
804

Dokter Purnamawati Sujud, pendiri Yayasan Orangtua Peduli dalam diskusi yang digelar secara hybrid oleh Investortrust.id di Hotel Vasa Surabaya.

iniSURABAYA.com – Overtreatment menjadi topik bahasan menarik di gelaran diskusi Investortrust Power Talk bertajuk ‘Fraud di Layanan Kesehatan, Bagaimana dengan Perlindungan Konsumen/Pasien’ yang digelar secara hybrid oleh portal berita dan data Investortrust.id di Hotel Vasa Surabaya, Rabu (14/8/2024).

Di kesempatan itu, dr Purnamawati Sujud Pujiarto SpA (K) Mmed Paed, pegiat layanan kesehatan layak dan tepat buat publik menyampaikan, bahwa masyarakat bisa berperan aktif untuk mencegah terjadinya overtreatment yang juga berpotensi terjadinya fraud pada layanan kesehatan.

“Supaya tak terkena praktik fraud dan overtreatment, pasien harus bertanya. Seperti panduan yang disampaikan WHO, tanpa informasi, satu obat semahal apapun jangan diperlakukan sebagai obat,” tegas founder Yayasan Orangtua Peduli ini.

Dokter Wati –begitu dia akrab disapa—melanjutkan, informasi yang diperoleh pun bukan sekadar jawaban mengenai khasiat obat itu, tetapi pertama-tama tanya soal kandungan aktifnya untuk mencegah potensi mendapatkan kandungan aktif yang bisa merugikan tubuh dalam jangka panjang.

Praktisi medis ini menegaskan pula, bahwa semakin banyak obat yang diberikan, dipastikan efek samping yang timbul juga semakin besar. Untuk itu dia meminta masyarakat sebagai pasien agar memperhatikan efek samping jangka panjang dari obat.

“Semakin banyak resep yang diberikan oleh dokter tak berarti baik bagi tubuh!” tandasnya.

1 2 3

Comments are closed.