Mendidik Anak ala Montessori untuk Membersamai Tumbuh Kembang Anak Usia Emas, Begini Caranya

Nurul Dzikrillah, Head Program Montessori Haus Asia hadir sebagai pembicara di acara acara Workshop for Teacher dengan tajuk ‘Pembelajaran Aktif dan Kreatif: Eksplorasi Metode Montessori’ yang diadakan Sekolah Alam Insan Mulia Surabaya.
“Tujuan pembelajarannya tidak hanya untuk mengenalkan warna hijau. Tetapi juga untuk menajamkan panca indera anak. Kami berikan kartu ini kepada anak-anak secara acak, tanpa diberi perintah apa-apa. Ajaibnya anak-anak ternyata akan menata sendiri urutan warna itu sesuai gradasinya,” ujar Nurul Dzikrillah seraya menunjukkan alat peraganya.
Setelah itu anak-anak diajak mengamati lingkungan di sekitar sekolah. Anak-anak bereksplorasi. Lalu di antara mereka ada yang secara spontan berkata,”Ternyata hijau daun ini dengan hijau daun itu, berbeda, ya”.
“Itulah proses pembelajaran. Karena pembelajaran yang sebenarnya adalah penemuan, discovery!” katanya menyimpulkan.
Selain itu Nurul Dzikrillah juga menunjukkan alat peraga kayu dalam aneka bentuk silinder, mulai dari ukuran silinder besar yang pendek hingga silinder kurus dan tinggi.
Melalui permainan ini anak secara tidak langsung berkenalan dengan konsep dimensi berupa bulat, tebal, tipis, tinggi, rendah, dan lain-lain.
Nurul Dzikrillah mengatakan, prinsip berikutnya adalah indirect preparation. Ini adalah cara Montessori untuk mempersiapkan anak untuk belajar sesuatu di masa depan melalui aktivitas yang dilakukan saat ini.

















