Tak Hanya Belajar Membatik, Puluhan Pelajar Singapura Ini Bawa Oleh-Oleh Spesial Setelah Berkunjung ke Omah Kreatif ISIK

Prita Eksimaningrum, pendiri ISIK menyambut puluhan pelajar Singapura yang antusias hadir untuk belajar membatik di Omah Kreatif ISIK.
“Ini kehormatan buat kami. Dan (kunjungan pelajar Singapura) ini merupakan yang kedua kalinya. Bulan Juli lalu ada sekitar 30-an pelajar yang datang, kali ini lebih banyak lagi,” paparnya penuh antusiasme.
Selama berada di Omah Kreatif ISIK, para pelajar itu langsung mendapat pelatihan dari ibu-ibu anggota ISIK. Setelah belajar proses membatik, para pelajar negeri jiran itu bisa membawa pulang hasil karyanya sebagai kenangan.
“Ini juga menjadi cara kami mempromosikan batik ke dunia internasional,” ucap Prita yang mengelola sejumlah bisnis di bawah bendera Cipta Amanah Grup.
Terkait aktivitas ISIK, Prita menyatakan, kegiatan pendampingan kepada para perempuan dalam hal membatik ini sudah berkembang di 31 kecamatan di Kota Surabaya.
“Nantinya (kegiatan ISIK) akan kami perluas. Tidak hanya di Surabaya, bahkan akan kami lakukan secara nasional. Targetnya adalah membuat para wanita bisa mandiri secara finansial,” urainya penuh semangat. ap

















