
Dokter Lydia Nuradianti SpM (K), sedang mendampingi petugas saat memeriksa pasien di RS Mitra Keluarga Pondok Tjandra Sidoarjo.
iniSURABAYA.com – “Jangan abai dengan glaukoma jika tak ingin merasakan dampak fatalnya, kehilangan penglihatan.”
Peringatan keras ini disampaikan Riris dan Agus, penyintas glaukoma di acara ‘Glaukoma si Pencuri Penglihatan’ yang diadakan di Auditorium RS Mitra Keluarga Pondok Tjandra, Sabtu (15/3/2025).
Riris mengaku keluarga besarnya penderita glaukoma, mulai eyang saya glaukoma, menurun ke ayah lanjut berikutnya ke saya. “Waktu pertama diperiksa saya merasa aman-aman saja, karena memang tidak ada gejala,” tuturnya.
Wanita berusia 78 tahun ini menambahkan, karena ‘sejarah’ kakek dan ayahnya penderita glaukoma, dirinya jadi tahu banyak tentang penyakit mata yang dapat menyebabkan kebutaan total ini.
Riris menegaskan karena kepatuhannya pada anjuran dokter, hingga kini dia tetap dapat beraktivitas rutin. “Saya masih bisa mendampingi cucu belajar dan banyak kegiatan di luar lainnya,” ujar Riris.















