
“Kami memilih MORA Group sebagai mitra pengembangan Hemora Balikpapan karena kami percaya pada kepemimpinan dan rekam jejak Bapak Andhy Irawan di industri manajemen perhotelan. Pengalaman beliau yang luas memberi keyakinan bahwa projek ini berada di tangan yang tepat,” kata Westary Lim.
Westary Lim juga mengaku sangat terkesan dengan brand-brand yang dikembangkan MORA Group, terutama Morazen yang dikemas dengan sangat elegan dan berkelas. “Ini menunjukkan standar kualitas yang ingin kami hadirkan pula di Balikpapan,” tuturnya.
Hengky Tambayong, Director of Operation and Revenue MORA Group, menambahkan bahwa unit Hemora akan menjadi benchmark keberhasilan brand ini dalam menjawab kebutuhan pasar.
“Kami melihat bahwa Hemora Balikpapan akan menjadi hotel yang tidak hanya menarik dari sisi operasional dan revenue, tetapi juga berpotensi menjadi ikon hospitality baru di kawasan Kalimantan Timur,” ujarnya.
Dengan ditandatanganinya MoU ini, projek Hemora Balikpapan segera memasuki fase pengembangan konstruksi, dengan target operasional pada tahun mendatang. Kesempatan terbuka bagi para investor dan mitra strategis yang ingin menjadi bagian dari pertumbuhan bisnis perhotelan MORA Group yang berkelanjutan.
















