
Anggota Batalyon Infanteri (Yonif) 516/Caraka Yodha gelar simulasi pengamanan tamu VVIP di Aston Hotel Sidoarjo. (foto: IST)
iniSURABAYA.com | SIDOARJO – Aston Sidoarjo City Hotel & Conference Center siang hari itu mendadak ‘diserbu’ ratusan personel TNI lengkap dengan senjata laras panjang. Anggota Batalyon Infanteri (Yonif) 516/Caraka Yodha itu mengepung hotel bintang 4 di pusat Kota Sidoarjo tersebut dari berbagai sisi.
Namun, baik tamu maupun staf hotel sama sekali tak ada yang panik menyusul aksi pasukan berseragam hijau itu. “Hari ini kami melakukan simulasi pengamanan terhadap tamu VVIP terhadap kemungkinan aksi teroris,” ungkap Letkol Inf Boga Bramiko MHan, Komandan Yonif 516/Caraka Yodha terkait hadirnya anggota TNI di hotel tersebut.
Letkol Boga menambahkan, simulasi itu guna mengasah kemampuan taktis, meningkatkan koordinasi antarunit, serta melatih kecepatan respons dalam menghadapi berbagai kemungkinan skenario ancaman terhadap tamu-tamu penting negara, baik dalam kondisi damai maupun darurat.
Dalam pelaksanaan simulasi, kata Letkol Boga, personel menjalankan serangkaian prosedur pengamanan yang meliputi sterilisasi area hotel, pengamanan jalur masuk dan keluar, pengawalan tamu VVIP, serta tindakan penanggulangan terhadap potensi ancaman, termasuk simulasi terorisme.
“Kami memastikan seluruh personel siap bertugas dengan standar tertinggi demi mendukung stabilitas dan kehormatan negara,” ujarnya.
















