Ironi Dunia Pendidikan: SD Negeri Sepi Peminat, Sekolah Agama Ramai

Ilustrasi: Murid Sekolah Dasar (foto: IST)
Rebranding SDN
Menghadapi fenomena yang tengah berlangsung pemerintah perlu segera melakukan:
Revitalisasi SD Negeri: Modernisasi fasilitas, peningkatan kualitas guru, serta inovasi kurikulum berbasis teknologi dan kreativitas.
Kampanye Kesadaran Publik: Menjelaskan kepada orang tua bahwa pendidikan berbasis agama bukan jaminan moral dan kesuksesan anak.
Kolaborasi dengan Industri Digital: Hadirkan laboratorium coding, maker space serta pelatihan logika sejak dini.
Model Pendidikan Hybrid: Kombinasikan pendidikan karakter dengan literasi digital dan kecakapan hidup.
Indonesia tak akan bisa menjadi negara maju dengan cara berpikir masyarakat feodal dan pendidikan abad pertengahan. Kita butuh anak-anak yang melek teknologi, berpikir kritis, dan mampu memecahkan persoalan nyata.
Bukan generasi yang hanya piawai melafalkan mantra tanpa mengerti makna, tafsir, filosofi maupun logikanya.
Jika pendidikan dasar salah urus, jangan harap Indonesia Emas. Yang ada malah Indonesia Lemas. Yang tenggelam dalam lautan dogma lalu berhalu tentang surga. *
Penulis: Rokimdakas (jurnalis senior)
















