
Dr Daniel Widiyanto SpAnd, Founder Facena Beauty Clinic memaparkan teknik perawatan Oligio yang diusung dari Korea Selatan. (foto: dok)
Pengalaman Lebih Lama
Dokter dari ketiga negara tersebut, diakui dr Daniel, memiliki pengalaman lebih lama terkait Oligio karena Oligio telah menjadi teknik paling populer di kalangan penikmat kecantikan di negara-negara itu.
Dokter di Korea Selatan misalnya, cenderung menggunakan pendekatan berbasis anatomi mendalam dan presisi zona wajah yang disebut sebagai layer-targeted approach, yaitu memetakan area wajah pasien berdasarkan kedalaman jaringan (superficial, mid, dan deep dermis) sebelum menentukan titik tembak RF dari Oligio.
Sementara klinik-klinik di Thailand kerap menggunakan pendekatan adaptive layering, yaitu teknik Oligio yang menyesuaikan kekuatan RF berdasarkan zona dan kondisi kulit tiap pasien. Berbeda dengan kedua negara tersebut, dokter-dokter di Malaysia menggunakan grid mapping technique, yang membagi wajah dalam zona-zona dengan jumlah tembakan tertentu, mengikuti panduan resmi Oligio namun disesuaikan usia, elastisitas kulit, dan riwayat perawatan pasien.
Tentunya teknik dari ketiga negara tersebut memiliki masing-masing kekurangan. “Ketika saya menggabungkan ketiga teknik itu, menemukan titik cerah yang memberikan efek positif untuk masing-masing kekurangan dari setiap teknik tersebut,” ujarnya.
Menurut dr Daniel, bisa saja memakai satu teknik. Namun tidak bisa diaplikasikan ke semua wajah. “Jadi percuma. Dengan Trinity V-Lift kita bisa kerjakan lebih banyak problem wajah. Hasil lebih sesuai target,” tutur dr Daniel saat ditanya tentang perawatan kombinasi teknik Trinity V-Lift. ap
















