
Kiri-kanan: Aluna Alwy (penulis), Rantochin (sutradara ‘Rindu Tak Berujung’), Reni Novita, Redian Tandiana (Manager Acquisition), Titin Suryani (CEO & Produser Verona Pictures), Anrez Adelio, Tamara Tyasmara, Soraya Rasyid, dan Barry Prima. (foto: dok ANTV)
Tetapi, di hari pernikahan, Fatma yang merupakan ibu Laras memaksa Laras kabur untuk menyelamatkan masa depannya. Dalam pelariannya menemui Satria, Laras tertabrak mobil misterius hingga terpental dan tenggelam di Danau Situresmi.
Setelah sekian waktu, pencarian dihentikan dan Laras dinyatakan meninggal dunia. Satria hancur, Fatma larut dalam duka, sedangkan Juragan Brata merasa dirugikan dan membakar rumah Laras hingga merenggut nyawa kedua orang tua Laras, Markum dan Fatma.
Dalam rindu yang tak berujung membangkitkan Laras kembali untuk menuntut keadilan atas kematiannya yang misterius dan melindungi lelaki yang dicintainya. Di sini pun Laras bertemu Rojali (Barry Prima) sosok yang akan membimbingnya.
Akankah cinta Laras dan Satria mampu bertahan melawan takdir, meski terhalang oleh batas dua dunia? “Kami terus berkomitmen menghadirkan tayangan yang bukan hanya menghibur tetapi juga menyentuh emosi dan dekat dengan keseharian pemirsa,” ungkap Kiki Zulkarnain, Chief Program and Communication Officer ANTV.
Kiki menambahkan, series ini menyuguhkan kisah cinta penuh pengorbanan yang dibalut dengan konflik keluarga hingga takdir yang menyayat hati. “Kami percaya sinetron ini tidak hanya menghibur pemirsa, tetapi juga akan mengikat secara emosi,” tegasnya. ana
















