
Rini Indriyani, Ketua Dekranasda Kota Surabaya memeragakan busana rancangan Gita Orlin bersama para model. (foto: dok Diskominfo Kota Surabaya)
Ia mencontohkan busana yang dikenakannya, perpaduan batik dan bludru dengan aksen payet, yang membuatnya terlihat mewah dan elegan. Rini bahkan secara langsung menjadi model untuk membuktikan bahwa Batik Surabaya dapat digunakan semua kalangan dengan berbagai bentuk badan.
“Ternyata di tangan Mbak Gita, batik itu jadi kelihatan lebih mewah,” tuturnya.
Rini Indriyani juga mengungkapkan bahwa kolaborasi sebelumnya dengan Gita Orlin sukses besar. Terbukti produk yang ditampilkan saat fashion show langsung sold out dan mendapat banyak pesanan dari pelanggan.
“Hal ini menunjukan bahwa batik, khususnya dari Surabaya digemari dan dapat menjadi tren busana di era saat ini. Seperti yang saya kenakan saat ini, cocok untuk segala usia dan bentuk badan,” imbuhnya.
Motif Bunga Bungur
Menurutnya, tiga kombinasi motif batik yang dipilih dalam koleksi kali ini memiliki pesan yang mencerminkan Kota Pahlawan. Seperti motif bunga bungur melambangkan sifat asli orang Surabaya, yakni terbuka dan egaliter, serta solidaritas dan toleransi.
















