
Fokus penerimaan kali ini diutamakan bagi penyandang disabilitas fisik, tunarungu, tunawicara, tunadaksa, dan tunanetra parsial. Untuk memastikan kenyamanan, pelamar diwajibkan mendaftar melalui tautan bit.ly/daftarassik dan didampingi keluarga saat datang ke lokasi sesuai sesi.
“Kami akan kawal sampai tanda tangan kontrak. Kami juga akan memantau hubungan industrialnya agar mereka bekerja dengan aman dan nyaman sesuai aturan,” imbuhnya.
Bagi yang belum terserap, Pemkot Surabaya telah menyiapkan program pelatihan bersertifikasi melalui aplikasi ‘Arek Surabaya Siap Kerja’ (Assik). “Pemerintah bertekad menurunkan angka pengangguran dan memastikan ribuan penyandang disabilitas di Surabaya mendapatkan tempat yang setara di dunia profesional,” tegasnya.
Menurut Hebi, Wali Kota Surabaya pun turut memberikan apresiasi kepada perusahaan yang berkomitmen membuka peluang ini. “Beliau menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada perusahaan dan lembaga yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas,” urainya.
Sementara Rafif Aqil Priyono, salah satu pencari kerja tak dapat menyembunyikan kegembiraannya. “Perasaan saya senang sekali karena ada job fair khusus ini. Sangat membantu saya sebagai penyandang disabilitas untuk mencari pekerjaan,” ungkapnya.
















