
Sasetya Wilutama (kanan) didampingi Imung Mulyanto saat peluncuran buku di Hotel Quds Royal Surabaya.
iniSURABAYA.com – Tahun 2025 Sasetya Wilutama menggoreskan catatan berharga dalam perjalanan hidupnya, terutama di dunia literasi. Hanya berselang dua bulan, mantan redaktur majalah berbahasa Jawa Penyebar Semangat ini merilis dua bukunya.
Setelah kumpulan esai ‘Wong Katrok Merambah Media’ yang diluncurkan di Stikosa AWS pada awal Oktober silam, Sasetya menghadirkan buku ke-dua, berjudul ‘Wali Katon’, kumpulan cerpen dan cerita cekak (berbahasa Jawa).
Yang juga istimewa, perilisan kedua buku itu dilakukan bersama sahabatnya, Imung Mulyanto. Jika pada momen pertama, Imung meluncurkan antologi puisi ‘Tuhan, Plis Deh…’, kali ini dia merilis antologi cerpen ‘Runtah’.
Sasetya Wilutama mengaku, kumpulan cerpen dan cerkak ini ibarat pertanda ‘bangun tidur’. “Tahun-tahun sebelumnya saya tertidur karena kesibukan yang sangat padat sebagai pekerja televisi dan berbagai masalah lain. Saya nyaris vakum dari kegiatan menulis sastra,” katanya di tengah peluncuran buku ‘Wali Katon’ yang dilakukan di Hotel Quds Royal Surabaya, Rabu (17/12/2025).
Begitu buku perdananya, ‘Wong Katrok Merambah Media’ terwujud, Cak Sas –begitu dia akrab disapa—seperti kecanduan ingin segera menerbitkaan buku lagi. Kini hari-harinya lebih banyak diisi dengan menulis dan berburu arsip tulisan-tulisan terdahulunya.
















