
Dokter Sharifah Halimah Jaafar, Consultant Gynecologist, Endometriosis, Focused Spesialist, Advanced Minimally Invasive & Robotic Surgeon Hospital Picaso.
Namun, pada sebagian perempuan dengan faktor genetik tertentu, sistem imun tidak bekerja sebagaimana mestinya.
“Dan akibat yang terjadi adalah proses peradangan berulang, pembentukan jaringan parut (fibrosis), hingga perlengketan organ-organ di panggul,” urainya.
Dalam kondisi berat, organ seperti usus dan kandung kemih bisa saling melekat, membentuk massa yang kaku atau dikenal dengan istilah ‘frozen pelvis’.
“Kondisi ini tidak hanya menimbulkan nyeri hebat, tetapi juga berisiko menyebabkan gangguan kesuburan atau bahkan tidak bisa hamil,” tandasnya.
“Nyeri fisiologis biasanya terjadi satu sampai dua hari dan pola sakitnya relatif sama setiap bulan. Kalau intensitasnya makin meningkat atau durasinya makin lama, itu patut dicurigai,” imbuhnya.

















