
Personel Mazzy Star (foto: IST)
Lagu ini lahir setelah nama mereka melambung tinggi lewat karya besar sebelumnya, ‘Fade Into You’. Namun, jika lagu itu terdengar lebih menyayat hati dan terbuka, ‘Flowers in December’ justru hadir dengan suasana yang lebih tenang, lebih hening, dan penuh rahasia.
Musiknya sederhana sekali. Petikan gitar akustik yang lembut, sentuhan harmonika yang samar menyelinap, dan suara penyanyinya yang tidak sekadar bernyanyi, melainkan bercerita pelan, hampir berbisik, seakan dia sedang berbicara hanya untuk dirinya sendiri, atau membuka rahasia batin yang berat, jujur, dan penuh penyesalan.
Inilah pesona terbesar mereka: musik yang tak perlu berteriak untuk didengar, tak perlu menghentak untuk diingat, tapi masuk langsung ke lubuk hati yang paling dalam.
Banyak pendengar yang merasakan hal sama. Lagu ini bukan sekadar nada dan kata, melainkan seperti obat atau penenang jiwa. Ada yang menyebut musik Mazzy Star bagaikan sesuatu yang memikat dan menenangkan, hadir di saat hari mendung, di saat hati sedang gelap, atau saat kita merasa terasing dari dunia.
Berbeda dengan karya‑karya mereka yang lain yang kadang terasa membenamkan ke dalam kesedihan mendalam, ‘Flowers in December’ punya rasa yang lain. Ia tetap sedih, penuh kerinduan dan penyesalan, namun di dalamnya terselip rasa lega, keindahan, dan kebahagiaan yang tenang.

















