Erklika Lab: Inilah Cara Baru Erlangga Bikin Belajar STEAM Jadi Candu yang Seru

0
32


Bagi para murid, petualangan belajar ini dirancang untuk mengasah 4C: Critical thinking (berpikir kritis), Creativity (kreativitas), Communication (komunikasi), dan Collaboration (kolaborasi).

“Kami ingin menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki sumber belajar yang terstruktur agar siswa mendapatkan pengalaman yang relevan dengan kehidupan nyata,” tambah Hardian.

Runtuhkan Sekat antara Buku dan Layar
Konsep hybrid yang dibawa Erklika Lab mendobrak cara pandang lama yang sering mengkotak-kotakkan media belajar. Rengganis Rianingtyas Harsono Putri, Chief Editor Produk Digital Penerbit Erlangga menandaskan bahwa mereka ingin menyatukan, bukan memisahkan antara cetak dan digital.

Di ekosistem ini, keduanya saling melengkapi:
*Buku Cetak sebagai Jangkar: Buku fisik tetap menjadi panduan terstruktur. Menariknya, buku ini dilengkapi fitur unik seperti Mind Map Lipat untuk melatih logika sistematis, Product Launchpad tempat memamerkan karya, hingga ruang refleksi untuk mengasah nalar kritis.

*Platform Virtual (erklika.id) sebagai Sayap: Lewat situs ini, siswa bisa terbang menjelajahi video penjelasan, simulasi praktikum interaktif, hingga menginput data ke tabel pengamatan digital.

1 2 3

Comments are closed.