
Dari kanan: Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Teuku Riefky Harsya Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, dan David Wadhwani President of Creativity & Productivity Business Adobe. (foto-foto: dok/IST)
Perangkat dan pelatihan ini diharapkan bisa membantu peserta mengembangkan kemampuan dalam storytelling digital, desain, komunikasi visual, dan pembuatan konten, serta memperdalam pemahaman tentang mengubah kreativitas menjadi karya bernilai tambah, membuka peluang kolaborasi, dan menghasilkan manfaat ekonomi di masa depan.
Melalui ECHOES, Kemenekraf menegaskan kembali komitmennya dalam membangun ekosistem talenta yang siap menghadapi masa depan, dengan memastikan lebih banyak generasi muda Indonesia memiliki kesempatan untuk belajar, berkarya, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.
Bersama-sama, Indosat, Adobe, dan Kemenekraf berupaya dalam membantu lebih banyak masyarakat Indonesia untuk bergerak dari tahap belajar ke berkarya, lalu dari berkarya ke menampilkan hasil karya.
Pada akhirnya, upaya ini diharapkan dapat membuka peluang nyata di ekonomi kreatif, termasuk melalui jalur monetisasi, karena ide-ide besar dapat lahir dari mana saja ketika setiap orang memiliki perangkat, platform, dan dukungan yang tepat untuk mewujudkannya. */ana/ap
















