50 Tahun Darya-Varia: Ada Misi Mencetak Lebih Banyak Peneliti Perempuan Indonesia

0
156

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Kunci Kemajuan Riset
Ilma Nugrahani, Seminariat Ikatan Apoteker Indonesia sekaligus Guru Besar Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, menilai kolaborasi antara dunia akademik dan industri menjadi faktor penting dalam memperkuat ekosistem riset nasional.

Menurut Ilma, tantangan terbesar yang dihadapi peneliti perempuan bukan terletak pada kemampuan akademik, melainkan terbatasnya ekosistem yang mampu mendukung mereka berkembang secara berkelanjutan.

“D-STAR menjadi contoh kolaborasi yang mampu menjembatani dunia akademik dan industri sehingga talenta muda memiliki ruang untuk memperluas jejaring, meningkatkan kompetensi, dan menghasilkan riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Beasiswa Kini Menjangkau Lebih Banyak Mahasiswi
Pada penyelenggaraan tahun ketiga ini, Darya-Varia juga memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi. Setelah sebelumnya menggandeng Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, dan Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, tahun ini Universitas Pancasila resmi bergabung sebagai mitra baru.

Perusahaan juga memperkuat skema pendanaan beasiswa. Selain Beasiswa Utama senilai Rp30 juta, kini tersedia dua kategori tambahan di setiap universitas mitra, yakni D-STAR Achievement Scholarship dan D-STAR Appreciation Scholarship, masing-masing senilai Rp5 juta.

1 2 3 4

Comments are closed.