
Penyerahan bantuan dari IWPI Jatim kepada Yuliani, Ketua Panti Asuhan binaan Yayasan Baitul Farah Sidoarjo.

Foto bareng anggota IWPI Jatim dan anak-anak Panti Asuhan Baitul Farah Sidoarjo.
Selain mengasah kreativitas seni anak-anak dengan melukis, IWPI Jatim juga menyerahkan bantuan. Penyerahan dana santunan kepada Ketua PA Yuliani dilakukan secara simbolis oleh Murniati S, penasihat sekaligus Ketua IWPI Jatim yang pertama. Tak hanya itu, masing-masing anak juga menerima bingkisan berupa makanan, jajanan, uang saku, hingga sepasang sepatu.
Mewakili Ketua IWPI Jatim Wakil Ketua IWPI Jatim, Widijawati Wilopo, menyampaikan apresiasinya yang mendalam kepada Yayasan Baitul Farah terutama Yuliani yang setia mendampingi anak-anak panti. Ia berharap bantuan dan keterampilan yang diajarkan oleh IWPI Jatim dapat membawa manfaat nyata pada mereka.
“Kegiatan ini semoga membawa kegembiraan dan kesan yang menyenangkan bagi anak-anak. Apalagi tote bag yang mereka lukis boleh dibawa pulang untuk dipakai. Nanti, keterampilan melukisnya bisa dipraktikkan lagi selama tinggal di panti sebagai kegiatan yang mengasyikkan di luar jam sekolah,” tutur Widijawati.
Dalam kesempatan tersebut, Widijawati memimpin doa bersama untuk almarhum Bp. Pribadi Widodo, suami dari Nunung, yang berpulang pada 14 Agustus 2026 lalu. “Mari kita mendoakan ketabahan bagi Bu Nunung dan keluarga. Meskipun jauh di Bandung, beliau menyampaikan rasa bahagianya karena acara ini dapat berlangsung meriah,” tambahnya.
Tak lupa, Widijawati mengapresiasi kehadiran para anggota yang datang dari berbagai daerah, seperti Susy Zackia dari Lumajang, Lian M Margareta dari Kediri, Surati dari Tuban, serta Iva Kartika dari Mojokerto. “Momen ini menjadi ajang silaturahmi setelah tatap muka terakhir pada HUT ke-11 IWPI Jatim, 30 Juni 2026 lalu. Senang sekali kumpul kembali,” katanya.
















