
Selain mengasah kreativitas seni anak-anak dengan melukis, IWPI Jatim juga menyerahkan bantuan moral dan material. Penyerahan dana santunan kepada Ketua PA Yuliani dilakukan secara simbolis oleh Murniati S, penasihat sekaligus ketua pertama IWPI Jatim. Tak hanya itu, masing-masing anak juga menerima bingkisan berupa makanan, jajanan, uang saku, hingga sepasang sepatu.
Mewakili Ketua IWPI Jatim, Nunung Harso, Wakil Ketua IWPI Jatim, Widijawati Wilopo, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Yayasan Baitul Farah terutama Yuliani yang setia mendampingi anak-anak, sekaligus berharap keterampilan yang diajarkan dapat membawa manfaat nyata.
“Kami berharap apa yang kami berikan ini bisa membawa kegembiraan dan kesan mendalam bagi anak-anak. Tote bag yang mereka lukis boleh dibawa pulang untuk dipakai. Semoga keterampilan ini juga bisa dipraktikkan selama tinggal di panti sebagai kegiatan yang bermanfaat di luar jam sekolah,” tutur Widijawati.
Selain itu, Widijawati turut mengapresiasi kehadiran para anggota yang datang dari berbagai daerah, seperti Susy Zackia dari Lumajang, Lian M Margareta dari Kediri, serta Iva dari Mojokerto. Momen ini menjadi ajang silaturahmi perdana setelah tatap muka terakhir pada HUT ke-11 IWPI Jatim, 30 Juni 2026 lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Widijawati juga memimpin doa bersama untuk almarhum Bp. Pribadi Widodo, suami dari Nunung, yang berpulang pada 14 Agustus 2026 lalu. “Mari kita mendoakan ketabahan bagi Bu Nunung dan keluarga. Meskipun beliau tidak hadir, beliau menyampaikan rasa bahagianya karena acara ini dapat berlangsung meriah,” tambahnya.

















