
Widijawati turut mengapresiasi kehadiran para anggota yang datang dari berbagai daerah, seperti Susy Zackia dari Lumajang, Lian M Margareta dari Kediri, serta Iva dari Mojokerto. “Momen ini menjadi ajang silaturahmi perdana setelah tatap muka terakhir pada HUT ke-11 IWPI Jatim, 30 Juni 2026 lalu. Senang sekali jika kumpul-kumpul lagi,” katanya.
Ketua Pelaksana Acara, Anny Djon, menambahkan bahwa kegiatan ini memang dirancang untuk menggabungkan aksi karitas, edukasi seni, dan penguatan tali silaturahmi antaranggota. Suasana keakraban makin terasa saat para peserta menikmati santap siang bersama dengan hidangan lontong kupang khas Sidoarjo yang diiringi sajian music electone.
“Lewat perpaduan aksi sosial dan pelatihan ini, IWPI Jatim ingin terus menebarkan kebaikan. Dengan melibatkan anak-anak panti, kami berharap dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih mencintai dunia seni rupa Indonesia. Semoga agenda serupa dapat terselenggara lagi,” ungkap Anny.
Usai agenda bakti sosial, acara dilanjutkan dengan Workshop Melukis Teknik Palet yang dimotori oleh pelukis senior dari Sidoarjo Bangun Asmoro mulai pukul 10.00 WIB. Seperti anak-anak PA, para peserta yang mengenakan seragam kaus IWPI tampak antusias mengeksplorasi teknik goresan pisau palet menggunakan peralatan melukis seperti kanvas, cat, dan kuas yang mereka bawa. */hpy

















