
Pengunjung tidak hanya melihat karya seni, tetapi juga diajak menikmati suasana yang lebih santai melalui aktivitas menggambar dan mewarnai, merchandise showcase, serta kuliner yang tersedia di area hotel. Konsep tersebut membuat aktivitas seni terasa lebih dekat dengan keseharian. Sejumlah meja dipenuhi alat gambar, cat, dan perlengkapan kreatif. (foto-foto: dok)
Nikmati Karya dengan Cara Berbeda
Dalam pameran tersebut, karya sejumlah seniman turut dipajang. Mereka antara lain Aan P. Nirwana, Ami Tri, Barbara Eni, Budi BI, Diendi S, Gwie Shirley, Nao, Nurisma Agustina, Putri Ang, Rema Hatta, Rini Citro, Sari Z. Santoso, dan Vionita Putri Arlis.
Karya-karya itu ditempatkan dalam suasana yang tidak terlalu formal seperti galeri konvensional. Pengunjung dapat menikmati karya sembari mengikuti aktivitas kreatif atau sekadar menghabiskan waktu bersama teman dan komunitas.
Kehadiran merchandise showcase juga memperluas pengalaman pengunjung dalam mengenal karya dan produk kreatif yang ditampilkan.
Konsep tersebut sekaligus menunjukkan perubahan fungsi ruang hotel. Area yang biasanya identik dengan akomodasi dan kebutuhan tamu, dalam kegiatan ini berubah menjadi tempat berkumpul, berekspresi, dan berinteraksi.
Art Jam pun menjadi salah satu upaya MaxOne Hotel Dharmahusada untuk membuka akses aktivitas seni kepada masyarakat secara lebih santai. Pengunjung tidak dituntut menghasilkan karya yang sempurna. Proses mencoba, bereksperimen, dan menikmati aktivitas kreatif justru menjadi bagian utama.
Bagi masyarakat Surabaya, pendekatan semacam ini menawarkan alternatif untuk menghabiskan akhir pekan. Tidak harus datang ke galeri atau mengikuti kelas seni formal, aktivitas kreatif dapat dinikmati sambil makan dan bercengkerama.

















