
ArtSubs 2026 diawali dengan gelaran diskusi yang menghadirkan Nirwan Dewanto bersama Hendra Himawan dari Kantor Bersama Urusan Seni Rupa (KBUSR). Acara yang berlangsung di auditorium Jurusan Seni Rupa tersebut juga menghadirkan Prof Dr Drs Djuli Djatiprambudi MSn, guru besar seni rupa Unesa. (foto-foto: dok ArtSubs)
Menurut Djuli, seni rupa juga semakin dekat dengan dunia industri dan pasar. Perkembangan tersebut membuat kehidupan seni semakin terbuka dan inklusif. “Hubungan antara seniman dan galeri saja tidak lagi cukup,” tandasnya.
Diperlukan keterlibatan lebih banyak pihak, mulai kolektif seni, organisasi masyarakat, institusi pendidikan, komunitas, pelaku industri, hingga disiplin ilmu lainnya.
Seni akhirnya tidak hanya menjadi ruang untuk memamerkan karya. Ia berkembang menjadi ruang pertemuan berbagai kepentingan, pengetahuan, pengalaman, dan manusia.
Dalam konteks ArtSubs, Surabaya menempati posisi penting di dalam pertemuan itu. Bukan sekadar kota tempat pameran digelar, melainkan ekosistem yang ikut memberi energi pada tumbuhnya gagasan dan percakapan seni rupa kontemporer Indonesia. */ana/ap
















