El Niño hingga Februari 2027, Pemkot Surabaya Siapkan Warga Hadapi Kemarau Lebih Kering

0
241

Irvan mengingatkan warga untuk tidak membakar sampah di lahan terbuka. Dalam kondisi kering, api lebih mudah menjalar dan dapat memicu kebakaran, termasuk di kawasan permukiman.

Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi tubuh ketika beraktivitas di luar rumah. Saat matahari sedang terik, aktivitas luar ruangan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi cuaca. Warga dapat menggunakan pelindung seperti topi atau payung serta memastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi agar tidak mengalami dehidrasi.

“Karena kondisi El Niño dapat berlangsung cukup panjang, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Hindari membakar sampah di lahan terbuka, kurangi aktivitas di luar ruangan saat siang hari, dan bijak menggunakan air bersih,” ujarnya.

Selain menjaga diri dari paparan panas, warga juga diimbau menggunakan air bersih secara bijak. Penghematan air diperlukan untuk menjaga ketersediaan sumber daya air selama periode kemarau yang lebih kering.

Menurut Irvan, kewaspadaan tersebut terutama penting di kawasan permukiman padat. Kesadaran setiap warga untuk mencegah sumber api maupun menjaga lingkungan menjadi langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar terhadap keselamatan bersama.

1 2 3 4 5

Comments are closed.