
Adriono
Dalam dunia pengetahuan, kondisi semacam ini dikenal sebagai tacit knowledge, yakni pengetahuan yang terbentuk dari pengalaman dan belum dituangkan secara tertulis.
Adriono menambahkan, pengetahuan semacam itu berisiko ikut hilang ketika pemiliknya meninggal dunia jika tidak pernah didokumentasikan.
“Karena itu ilmu pengetahuan yang tersembunyi di kepala perlu dieksplisitkan, salah satunya dalam wujud buku. Dengan demikian berubah menjadi pengetahuan tertulis yang bermanfaat,” kata penulis nonfiksi yang telah memiliki sertifikat kompetensi dari BNSP tersebut.
Pemikiran itu pula yang membuat pengalaman menulis biografi selama bertahun-tahun tidak hanya disimpan sebagai pengalaman pribadi. Adriono mencoba mengubahnya menjadi pengetahuan yang dapat dipelajari oleh orang lain.
Tidak Hanya Teori, Ada Cerita dari Lapangan
Sesuai judulnya, ‘Rahasia Praktisi Menulis Biografi’ dirancang untuk kebutuhan praktis. Pembaca yang ingin mencoba menulis biografi tidak hanya diajak memahami teori, tetapi juga melihat contoh dan pengalaman yang terjadi di lapangan.















