
ArtSubs 2026 menghadirkan Iftikhar Ahmad Rajwie yang mengurai pengalamannya bersama para perajin gerabah Sitiwinangun di Cirebon, serta Arik S Wartono yang berupaya mengangkat kembali jejak sejarah gerabah Desa Gosari, Gresik. (foto: dok/IST)
iniSURABAYA.com – Pameran seni rupa kontemporer Artsubs kembali menggelar diskusi publik. Kali ini menghadirkan Iftikhar Ahmad Rajwie (Bandung) yang mengurai pengalamannya bersama para perajin gerabah Sitiwinangun di Cirebon, serta Arik S Wartono (Gresik) yang berupaya mengangkat kembali jejak sejarah gerabah Desa Gosari, Gresik.
Dua pengalaman ini membuka perspektif tentang bagaimana tradisi gerabah bertahan, beradaptasi, dan menemukan relevansinya di tengah perubahan zaman. Lebih dari sekadar keterampilan mengolah tanah liat, gerabah menyimpan pengetahuan lokal, ingatan kolektif, dan identitas masyarakat yang diwariskan lintas generasi.
Diskusi ini menjadi ruang untuk mempertemukan pengalaman para perajin, penelusuran sejarah, dan kemungkinan eksplorasi seni rupa kontemporer, sekaligus mempertanyakan bagaimana warisan tradisi dapat terus hidup tanpa tercerabut dari akar budayanya.
Acara yang dipandu Asmujo Jono Irianto sebagai moderator ini dilangsungkan hari Minggu (25/10/2026), pukul 15.00-17.00 di selasar Balai Budaya, Lantai 2, Balai Pemuda.
Biodata Narasumber
Iftikhar Ahmad Rajwie menyelesaikan pendidikan Sarjana Seni Rupa dengan peminatan Keramik di Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung (ITB), kemudian melanjutkan studi Magister Seni Rupa di institusi yang sama.















