

iniSURABAYA.com – Setelah sukses merilis lagu ‘Butterfly’, Mutiara Azka kembali hadir dengan karya terbarunya di industri musik Tanah Air. Musisi yang akrab disapa Azka ini merilis single ‘Yaudahlah’.
Hadir dengan lagu bergenre pop rap yang bernada gembira, penyanyi lulusan ajang bakat Indonesian Idol 2021 ini menyerukan ajakan ke semua orang untuk tidak lagi memberikan batasan masa lampau kepada perempuan masa kini.
Itu pula alasannya, lagu ini dirilis bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional 2022 kemarin.
“Kalau lihat judulnya, lagu ini terkesan pasrah yah. Tetapi tema lagu ini justru kebalikan dari itu,” tegas Azka tentang lagu barunya ini.
Dia menambahkan, ‘Yaudahlah’ berarti kita ingin shutdown omongan orang yang enggak enak kepada perempuan dan ingin tunjukkan bahwa perempuan punya pilihan dan bisa jadi apa aja yang mereka mau kalau mereka menemukan support system yang tepat.
“Enggak cuma dari keluarga atau orang terdekat tapi justru dari semua perempuan dimanapun dia berada. Karena kita yang paling tahu nih rintangan-rintangan menjadi perempuan, jadi women supporting women aja,” ujarnya.
Lagu ‘Yaudahlah’ yang ditulis langsung oleh Azka sendiri ini memang terdengar berbeda dari single sebelumnya. Tetapi jika menengok ke belakang, Azka memang pernah gabung sebagai aktivis di sebuah organisasi LSM perlindungan anak yang fokus pada HAM, kesejahteraan anak dan kesetaraan gender.
Tak heran, jika Azka ingin melakukan suatu hal untuk mengurangi berbagai stigma dan tantangan yang dihadapi perempuan setiap harinya. Dia mengatakan, salah satu metode paling efektif untuk menyampaikan sebuah pesan adalah melalui karya.
“Inspirasi menulis lagu ini datangnya dari diri sendiri, kayak melontarkan pertanyaan ke diri sendiri tentang apa sih statement paling mengganggu yang diucapin orang-orang di sekitar kita, yang ternyata dialami juga oleh kebanyakan perempuan lainnya,” imbuhnya.
Aza lalu memberi contoh,”Misalnya di pengalamanku ditanya kapan nikah atau kenapa memilih jadi entertainer padahal aku kuliah di luar negeri. Banyak pilihan hidup aku yang dipertanyakan orang yang bahkan enggak ada andilnya di hidup aku, malah enggak kenal-kenal amat sama aku. Dari situ aku kepikiran untuk angkat tema ini ke dalam sebuah lagu.”
Di lagu ini, ada dua rapper yaitu Willy Winarko dan Rasyid Sayyari yang membantu Azka dalam menyempurnakan liriknya. Untuk aransemen musik, Azka dibantu Karirino Pasay dan diproduseri oleh Ganendra Satria.
Lagu ini sebenarnya tidak dipersiapkan khusus oleh Azka, dibuat untuk konten Hari Kartini tahun lalu dan diposting di sosial media ternyata lagu ini banyak diapresiasi banyak orang. Bahkan di-repost oleh beberapa akun media dan buzzer.
“Sebenarnya lagu ini dibuat waktu aku, kak Willy dan kak Rasyid mau buat Rap-Up untuk program Hari Kartini di tahun 2021. Pas di post di sosial media ternyata ramai dan banyak yang nungguin full song-nya,” papar Azka.
Akhirnya, kata Azka, dibuat dengan sederhana, pokoknya home recording dengan low budget. Ternyata setelah di-mixing dan mastering hasilnya bagus, sehingga diputuskan dirilis sebagai single terbaru.
Komposisi ini pun dirilis bersamaan dengan Hari Perempuan Internasional dan menjelang Hari Kartini. “Jadi momennya tepat banget untuk merilis lagu ini,” tuturnya.
Azka berharap lagu ini bisa jadi lagu anthem dan penyemangat bagi semua perempuan. “Karena saya ingin semua orang menghargai dan mendukung apapun mimpi yang ingin diraih wanita,” tandasnya. wid
















