Dari Rakyat untuk Indonesia Raya, KPIR Gelar Ruwatan di Makam WR Soepratman

0
19

iniSURABAYA.com — Di antara ribuan bendera yang berkibar, sebuah bendera kecil justru menjadi penanda. Bukan soal ukurannya, melainkan pesan yang ingin disampaikan, yakni masih ada ruang untuk berpikir, bergerak, dan memberdayakan diri.

Semangat itulah yang menjadi pijakan Kesatuan Pecinta Indonesia Raya (KPIR) dalam memperingati 98 tahun kelahiran lagu kebangsaan Indonesia Raya. KPIR memilih 28 Oktober 2026, yang dipandang sebagai titik bersejarah ketika lagu Indonesia Raya 3 Stanza pertama kali dikumandangkan pada 28 Oktober 1928.

Tahun ini, momentum tersebut diwujudkan melalui Ruwatan Indonesia Raya di Makam Pahlawan Nasional WR Soepratman, Jalan Kenjeran, Surabaya, Rabu (28/10/2026).

Acara yang disajikan mulai sore hingga malam itu dikemas dalam suasana sakral dengan melibatkan sejumlah komunitas dan jejaring media. KPIR berkolaborasi dengan Surabaya Digital City (SDC), Komunitas Surabaya Juang, Komunitas Sinematografi Rekamaya, serta puluhan media partner.

Wayang Ruwat hingga Lagu Nasional Generasi Z
Rangkaian Ruwatan Indonesia Raya akan diisi sejumlah pertunjukan yang membawa nuansa tradisi sekaligus semangat kebangsaan. Di antaranya pagelaran Wayang Ruwat oleh Mpu Toro, Doa Tulak Balak oleh Mpu Ngatinah, serta penampilan Gen Z yang menyanyikan lagu-lagu nasional.

1 2 3

Comments are closed.