
Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, menunjukkan Samsung Galaxy S26 FE dalam warna Blueberry dan Pistachio, yang memadukan kemampuan kamera flagship dan 47 fitur Galaxy AI untuk menghadirkan pengalaman Galaxy S yang lebih lengkap. (foto-foto: dok Samsung)
iniSURABAYA.com — Membeli smartphone baru kini bukan semata-mata soal mendapatkan kamera lebih tajam atau prosesor lebih cepat. Bagi banyak konsumen, keputusan berganti perangkat juga berkaitan dengan nilai yang diperoleh, yakni seberapa banyak fitur yang bisa dinikmati, berapa lama perangkat mendapat pembaruan, dan apakah harganya sesuai kebutuhan.
Peluang inilah yang dibidik Samsung melalui Galaxy S26 FE, perangkat yang ditujukan bagi pengguna Galaxy A Series yang ingin beralih ke kelas flagship, maupun pengguna Galaxy S generasi sebelumnya yang ingin meningkatkan kemampuan perangkatnya.
Samsung menyebut, berdasarkan data internal perusahaan, 65 persen pengguna Galaxy S26 FE berasal dari Galaxy A Series, sedangkan 35 persen lainnya melakukan upgrade dari Galaxy S generasi sebelumnya. Data itu menunjukkan dua segmen konsumen yang menjadi sasaran perangkat ini, yaitu pengguna yang ingin naik kelas dan pengguna lama yang mencari peningkatan fitur.
Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia mengatakan, Galaxy S26 FE dirancang untuk menghadirkan sejumlah kemampuan unggulan Galaxy S dengan fitur yang mendukung aktivitas sehari-hari.
“Naik kelas ke Galaxy S bukan sekadar tentang memiliki smartphone dengan spesifikasi lebih tinggi, tetapi tentang mendapatkan pengalaman yang memberikan nilai tambah dalam keseharian,” katanya.
Ilham menekankan, melalui Galaxy S26 FE, Samsung menghadirkan kemampuan kamera, performa, dan Galaxy AI kelas flagship. “Bahkan sebanyak 47 fitur yang dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas pengguna dengan lebih praktis,” ujar Ilham.
















