Simak! Ini Efek yang Dirasakan Dokter Dini Setelah Dapat Suntikan Vaksin Covid-19

1864 views
dr Dini Adityarini SpA, tenaga kesehatan RSIA Kendangsari Surabaya setelah menjalani suntikan vaksinasi.

iniSURABAYA.com – Seluruh tenaga kesehatan di RSIA Kendangsari menyambut penuh antusiasme program vaksinasi Covid-19 yang mulai digulirkan di Tanah Air sejak Rabu (15/1/2021).

Dimulai dari Presiden Joko Widodo, program vaksinasi gratis ini selanjutnya dilakukan di berbagai kabupaten/kota di Indonesia. “Rasanya? Setelah divaksin, saya kok merasa malah jadi banyak omong ya!”

Jawaban riang penuh canda itu dilontarkan dr Dini Adityarini SpA, tenaga kesehatan di RSIA Kendangsari, Jumat (15/1/2021). “Saya nggak merasakan apa-apa. Saya pernah dapat suntikan HPV itu masih lebih kemeng (sakit). Ini sih, nggak,” imbuhnya.

Dini menyatakan dirinya sangat senang bisa dapat jatah vaksin duluan. “Saya kan bekerja di tempat yang berisiko (terpapar virus corona). Dengan vaksn ini tentu mengurangi risiko terpapar, mengurangi tingkat keparahan terinveksi (Covid-19),” tegasnya.  

“Ini kan perlindungan buat diri kita. Jadi sudah nggak akan menulari lainnya. Nggak menulari lingkungan sekitar, pasien, juga lingkungan kerja,” urainya.

Meski begitu Dini mengingatkan agar siapa pun yang sudah divaksin tetap mematuhi protokol kesehatan. “Ini saja pakai masker masih dobel. Juga tetap membawa hand sanitizer, dan APD pun tetap dibawa,” cetusnya.  

Dini menekankan agar masyarakat membiasakan disiplin pada protokol kesehatan. “Kalau sudah jadi bagian keseharian, sudah biasa, pasti tidak jadi beban,” katanya.

Penegasan yang sama disampaikan tenaga kesehatan RSIA Kendangsari lainnya, Dr dr Jimmy Yanuar Annas SpOG (K). “Vaksin itu kan bentuk perlindungan sekunder. Yang primes tetap 3M. Kita harus tetap disiplin pada protokol kesehatan,” tandasnya.

Seperti Dini, Jimmy juga menyatakan tidak merasakan efek apa-apa setelah dapat suntikan vaksin. “Ini kan seperti vaksin lainnya. Setelah dapat vaksin ini kita tentu lebih aman, buat diri sendiri maupun keluarga dan lingkungan kerja,” ucap Jimmy.

Sementara Dr Hermien Hadiati, Direktur RSIA Kendangsari pun mengatakan tidak ada perubahan kebiasaan pasca suntikan vaksin. “Kami tetap patuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Hermien mengungkapkan pula kegembiraannya karena seluruh tenaga kesehatan di RSIA Kendangsari sudah menjalani vaksinasi. “Kami bersama delapan rumah sakit non-BPJS lain dapat kepercayaan dari dinas kesehatan untuk ikut program vaksinasi tahap pertama, selanjutnya nanti bergulir ke masyarakat,” cetusnya.

Lebih lanjut Hermien menyatakan bagi masyarakat yang sudah mendapat SMS notifikasi vaksinasi Covid-19 dapat memilih RSIA Kendangsari sebagai lokasi vaksinasi.

Jadwal vaksinasi di RSIA Kendangsari dilakukan setiap hari Senin, Rabu dan Jumat pada pukul 08.00-10.00. “Pastikan sudah melakukan registrasi ulang dan cetak e-tiket vaksin untuk ditunjukkan pada petugas vaksinator di RSIA Kendangsari,” begitu pesannya. dit

#diniadityarini #RSIAKendangsari #vaksincovid-19

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)