
Salsa lolos ke babak 70 Besar audisi Lida 2021 dan sekaligus menjadi wakil Jawa Timur.

iniSURABAYA.com – Audisi Liga Dangdut Indonesia (Lida) 2021 sudah menghasilkan 70 kontestan yang bakal adu kemampuan agar bisa lolos ke babak berikutnya.
Diantara yang bisa menembus Top 70 ajang penggalian bakat yang diselenggarakan Indosiar ini adalah Tiara Indah Nur Sa’adah. Pedangdut asal Jombang yang baru lulus SMA pada tahun 2020 ini mengaku tidak menduga dirinya bisa diantara peserta yang masuk 70 besar.
Menurut gadis yang akrab disapa Salsa ini, waktu menjalani audisi daring dia sempat mengalami susah sinyal. “Harus sering keluar masuk studio agar dapat sinyal. Karena itu saya khawatir bisa lolos nggak ya. Tetapi Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk ikutan audisi lagi,” paparnya saat jumpa pers virtual, Senin (8/3/2021).

Bungsu dari empat bersaudara ini mengaku, dia pilih melakukan audisi daring di studio agar mendapatkan suasana tenang dan tidak berisik. “Lagipula kalau di rumah, waktu itu ibu sedang sakit,” ungkapnya.
Waktu audisi daring itu, Salsa membawakan tiga buah lagu, yaitu ‘Akhir Sebuah Cerita’, ‘Perih’, dan ‘Ditikam Asmara’.
Karena berada di lingkungan keluarga pedangdut, Salsa menyatakan keikutsertaannya di audisi Lida 2021 ini tidak mengalami kesulitan. Bahkan dapat banyak dukungan.
“Alhamdulillah, pemerintahan Kabupaten Nganjuk, Jombang, dan Kediri sangat support saya ikut Lida ini,” urai Salsa yang menyukai genre dangdut klasik.
Disinggung mengenai persiapan untuk maju ke tahapan selanjutnya, Salsa menyatakan tantangan terberatnya adalah mematangkan diri dengan menghafalkan 200 lagu yang sudah dia buatkan daftarnya.
“Persaingan makin ketat, jadi persiapan pun harus lebih matang,” tandas Salsa yang sebelum pandemi kerab dapat ‘job’ mengisi pentas dari panggung ke panggung.
Yang tak kalah penting, lanjut Salsa, adalah menjaga kesehatan. “Tantangan terberat ini adalah menghadapi cuaca buruk. Semoga nanti pas audisi lagi nggak sedang cuaca buruk agar tetap sehat,” begitu harapnya.
Masih terkait upaya menjaga kesehatan, pedangdut yang juga belajar sinden sejak duduk di bangku SMP kelas 1 ini mengaku rajin olahraga lari dan renang.
“Persiapan lainnya adalah berlatih dengan cara karaoke bersama orangtua dan kakak di rumah,” imbuhnya.
Ditanya mengendai dampak pandemi pada profesinya sebagai penyanyi dari panggung ke panggung, Salsa menyatakan tak berbeda dengan para seniman lainnya.
“Ya sama lah sepi job. Dulu sebelum pandemi, seminggu bisa full job (pentas). Bahkan waktu Agustus, sehari bisa tampil di empat tempat,” kata pedangdut yang mengidolakan Elvy Sukaesi dan Lesty DA ini.
Agar tetap punya penghasilan, Salsa belakangan menghabiskan waktunya untuk usaha kuliner. “Saya jualan es cokelat. Usaha angkringan ini sebetulnya sudah aku jalani sejak masih SMA. Setiap pulang sekolah lanjut jualan,” tuturnya. dit
















