Kampus ‘Crazy Rich’ Surabaya Gelar Penyuluhan Cegah Penyebaran Berita Hoaks di Lebo Agung

384 views
Mahasiswa Fikom Universitas Ciputra menggelar acara penyuluhan untuk mengedukasi masyarakat dalam memilah berita agar tidak terpengaruh hoaks.

iniSURABAYA.com – Maraknya hoaks di negeri ini menjadi perhatian serius mahasiswa Universitas Ciputra, khususnya jurusan Ilmu Komunikasi dan Bisnis Media (Fikom UC).

Keprihatinan mahasiswa kelompok VII Fikom UC ini membuat mereka menyusun konsep acara sosial berupa penyuluhan pencegahan berita hoaks dengan target masyarakat di daerah Lebo Agung, Surabaya.

Kelompok mahasiswa yang beranggotakan Kelvin, Sheryl, Stefani, Raslika, dan Santi ini menggandeng Solidaritas Relawan Kemanusiaan (SRK) yang bernaung di bawah Yayasan Kasih Bangsa Surabaya (YKBS) untuk mewujudkan kegiatan yang mereka lakukan pada  17 Desember 2021.

Mahasiswa dari perguruan tinggi yang dikenal sebagai ‘Kampus Crazy Rich’ ini bersama-sama ke lapangan mengedukasi anak muda di daerah Lebo Agung didampingi oleh SRK.

Kelompok ini mengajari sekitar 25 anak muda dengan harapan mereka dapat menyalurkan informasi tersebut kepada para orang tua dan teman-teman seusianya di sekolah maupun di masyarakat.

“Kami tekankan agar masyarakat lebih bijak dalam memilah dan membagikan berita kepada orang lain khususnya berita mengenai Covid-19,” ujar Kelvin Stepanus, salah satu anggota kelompok VII.

Menurut Kelvin, penyuluhan ini dilakukan agar masyarakat bisa lebih cerdas dalam memilah-milah berita, khususnya berita-berita palsu (hoaks) di tengah pandemi Covid-19.

Apalagi dengan munculnya varian baru, lanjut Kelvin, membuka peluang munculnya hoaks.

Diakui Kelvin, Covid-19 yang berlangsung selama dua tahun di Indonesia cukup mengganggu masyarakat, baik dalam segi pendidikan, perekonomian, maupun mental health.

Kelvin mengingatkan pula, libur akhir tahun yang diiringi munculnya varian baru membuka peluang munculnya berita-berita palsu dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

“Karena itu, kami melakukan kegitan sosial ini dengan harapan masyarakat khususnya di pelosok Surabaya agar lebih mengerti dan peduli akan pandemi ini,” tegasnya.  

Kelvin menyatakan, setiap berita-berita yang muncul punya potensi mengganggu kesehatan mental masyarakat. “Kami juga ingatkan agar masyarakat terus melakukan protokol kesehatan,” ujarnya. ana

#fakultasilmukomunikasi #hoaks #ilmukomunikasidanbisnismedia #universitasciputra

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)