
“Harapan kami, kegiatan ini dapat membuka pikiran dan wawasan bahwa setiap pribadi pasti memiliki kelebihan dan keunikan tersendiri. Namun kelebihan dan keunikan inilah yang menjadikan hotel ini menjadi solid,” kata Andreas Riyadi, General Manager Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama.
Andreas lalu menunjuk dua karyawannya sebagai contoh. “Tahun 2018 kami bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan memberikan kesempatan kepada dua penyandang disabilitas untuk magang di hotel,” tuturnya.
Hasil dari magang selama empat bulan, Achmad Fauzi dan Deddy Enggar, dua penyandang disabilitas itu malah direkrut menjadi daily worker di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama.
Achmad Fauzi bekerja di bagian laundry, dan Deddy Enggar bekerja di public area. “Mereka tidak ada kendala dalam berkomunikasi. Mereka menggunakan kesempatan yang diberikan dengan baik dan menghasilkan kinerja yang memuaskan,” ujar Andreas. ap















