
“Yang juga penting adalah pendaftar merupakan Founder/Co-Founder yang memegang operasional usaha. Bukan hanya sekedar karyawan atau pemegang saham, dan tidak sedang dalam mengikuti program serupa di instansi atau lembaga lainnya,” tegasnya.
Sementara Farah Andita Ramadhani, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata memastikan Pemkot Surabaya menyambut baik dan siap mensupport festival untuk startup ini.
Diakui Farah, pemkot memiliki perhatian khusus bagi pengembangan startup di Kota Surabaya. “Apalagi pemkot juga punya koridor yang membina sejumlah startup di Surabaya, sehingga ini bisa mengakselerasi teman-teman startup untuk terus bergerak maju. Jadi, ini nyambung dengan keinginan Pak Wali,” ujarnya.
Karena itu, di tengah ramainya pemberitaan bahwa banyak startup kolaps atau tidak bisa survive, diharapkan para startup Surabaya bisa skill up untuk bisa mendapatkan mentoring dari para mentor yang berkualitas dan punya keahlian di bidang masing-masing.
“Kami harap para startup ini bisa ditatar agar bisa tahu bahwa dunia startup itu seperti apa supaya bisa survive,” begitu pesannya. ana
















