
Komunitas Luntas menghadirkan cerita 'King Angrok' di Royal Regantris Cendana Surabaya, Sabtu (24/9/2022) malam.
Pria yang juga kerab mengekspresikan gejolak hatinya lewat karya puisi berharap seni ludruk bisa kembali dirindukan masyarakat. “Semoga seni ludruk seperti kesenian lainnya, sangat dinanti-nantikan tampilannya. ‘Gak ono ludruk maneh ta’ (tidak ada pementasan ludruk lagi ya)?” cetusnya.
Malam itu, Luntas menghadirkan cerita ‘King Angrok’ yang berlatar kisah Kerajaan Singhasari. Ini merupakan pementasan ke-dua kali setelah sebulan lalu Luntas mengangkat cerita ‘Sampek Engtay’. ap















