
Khofifah mengungkapkan bahwa Program Jatim Puspa, pemberdayaan perempuan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat yang berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi program yang diusung Pemprov Jatim pada penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2022.
Tak hanya itu, Khofifah mengatakan inovasi terkait peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Timur yang didukung Program Double Track SMA, Kesehatan dan Pendidikan Gratis Berkualitas juga menjadi program yang diusung pada penilaian PPD tahun ini.
“Serta perencanaan pembangunan yang memiliki koherensi dan konsistensi yang baik dari berbagai aspek dan memuat kebijakan pemulihan ekonomi akibat Covid- 19,” tandasnya.
Gubernur Khofifah berharap penghargaan PPD yang diterima Pemprov Jatim tahun ini mampu menjadi motivasi baru untuk mendorong pembangunan di Jawa Timur yang lebih terukur, akuntabel, inovatif, serta berkelanjutan.
“Kami akan menjadikan penghargaan ini sebagai motivasi baru untuk lebih memahami perencanaan pembangunan daerah dan pencapaian serta inovasi untuk penyelesaian masalah di Jawa Timur,” tuturnya.
















