
Presiden Joko Widodo didampingi Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan, dan Erick Thohir, Menteri BUMN saat uji coba Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung. (foto: dok KAI)
Di kesempatan tersebut hadir pula Hadi Tjahjanto, Menteri ATR/BPN, Pramono Anung, Sekretaris Kabinet, Bey Machmudin, Pj Gubernur Jawa Barat, Didiek Hartantyo, Direktur Utama KAI, dan Dwiyana Slamet Riyadi, Direktur Utama KCIC.
Momen uji coba KCJB kian meriah dan seru dengan hadirnya para artis dan influencer seperti Vino G Bastian, Marsha Timothy, Nirina Zubir, Yuni Shara, Cak Lontong, Armand Maulana, dan Raffi Ahmad.
Jokowi berharap saat kereta api cepat ini beroperasi, ada perpindahan masyarakat menggunakan transportasi umum, baik LRT, MRT, TransJakarta, maupun kereta api cepat. Karena kerugian akibat kemacetan mencapai Rp 100 triliun di wilayah Jabodetabek dan Bandung.
Sementara Didiek Hartantyo memastikan bahwa pembangunan Kereta Api Cepat dan KA Feeder dilaksanakan dengan keamanan dan kepatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan. Proses pembangunan infrastruktur untuk kereta api cepat diawasi secara ketat karena direncanakan untuk memiliki umur pakai hingga 100 tahun.
Selama masa konstruksi, setiap tahap pembangunan infrastruktur dikerjakan dengan tingkat ketelitian yang tinggi dan dilengkapi dengan pengawasan berlapis. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa infrastruktur kereta api cepat memenuhi standar yang telah ditetapkan dan dapat digunakan dengan aman.

















