Inilah Kisah Perjuangan Woman Champion, Masdalina: Kalau Bapak-Bapak Kerja dengan Otot, Kami dengan Otak

0
1877

Sepanjang hidup Rita Wati dan warga desa, Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) adalah kawasan terlarang. Pengelola TNKS yang mereka kenal sebagai polisi hutan melarang warga menggarap lahan di kawasan hutan konservasi itu.

Selama ini hutan telah menopang kehidupan masyarakat desa. Namun, masyarakat tak bisa bebas mengakses karena tidak boleh ada kegiatan apa pun di taman nasional.

Rita lantas membangun komunikasi dengan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) yang menaungi kawasannya. Dengan pendampingan dari civil society organization (CSO) LivE melalui berbagai pengorganisasian masyarakat, Rita akhirnya berani menemui pihak BBTNKS.

Dia bertanya apakah lahan hutan dalam wilayah taman nasional bisa dia kelola. “Dari sana akhirnya kami memiliki akses untuk melakukan aktivitas pemberdayaan ekonomi di sana,” tuturnya, Sabtu (11/11/2023).

Berbeda dengan Rita, kisah Donsri mengelola hutan diawali dengan relasi yang tidak harmonis dengan petugas BBTNKS. Beberapa kali Donsri harus bersembunyi setiap kali petugas melakukan patroli.

1 2 3 4 5 6

Comments are closed.