
Warga RW 04 Ketintang Surabaya dapat kesempat periksa kesehatan gratis dari tim kesehatan RSIA Kendangsari Surabaya.

Dokter Muhamad Fachry SpOG
Dia menekankan pula,”Minum obat yang mengandung zat besi jangan berbarengan dengan minum susu, barengan kalsium, mayonnaise, terigu, atau gandum. Karena zat besinya tidak akan terserap, jadi mubazir!”
Untuk vitamin B, kata dr Fachry, paling tepat dikonsumsi setelah makan. “Karena perlu lemak untuk melarutkan vitamin B-nya.”
Ada pula obat yang mestinya dikonsumsi dengan diletakkan di bawah lidah, tetapi pasien langsung menelan. “Akibatnya pagi-pagi nggilyeng (pusing). Itu karena tekanan darahnya anjlok,” imbuhnya.
Hal penting lain yang perlu diperhatikan saat minum obat, ucap dr Fachry, adalah alat yang digunakan saat mengonsumsi obat cair atau sirup. “Kalau pakai sendok rumahan, perhatikan apakah takarannya sudah betul satu sendok makan atau sendok teh?” cetusnya.
Dokter Fachry mengingatkan, satu sendok makan yang dimaksud dalam petunjuk penggunaan obat adalah setara dengan 15 cc. Sedang satu sendok teh sama dengan 5 cc.
















