
ILUSTRASI : Menikmati wisata di pantai (foto: IST)
Sebetulnya wajar saja bila ada orang yang berupaya menjadi yang paling ‘up-to-date’ dan mengikuti berbagai tren yang sedang ramai di media sosial demi mendapat pengakuan dari orang lain.
Untuk mendapatkan pengakuan, mereka sampai rela melakukan hal-hal yang berlebihan, seperti mengorbankan uang tabungan atau menunjukkan sikap yang dibuat-buat.
Karena itulah, JoMO kerap dinilai lebih baik dari FoMO karena bisa membuat seseorang mengendalikan diri sendiri dan tidak memiliki kebiasaan membanding-bandingkan diri dengan orang lain.
Dengan menerapkan JoMO, kita diharapkan bisa lebih fokus pada sesuatu yang produktif dan memiliki emosi lebih stabil atau tidak mudah terpengaruh.
Cara Menerapkan JoMO
Salah satu hal yang ingin ditekankan dalam praktik JoMO adalah memberikan lebih banyak waktu, tenaga, dan emosi untuk hal-hal yang bisa memberikan kepuasan bagi diri sendiri tanpa merasa terbebani.
















